This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 04 Juni 2015

Cara mengemudi mobil matic dan mobil manual

Panduan Cara Menyetir Mobil Manual dan Matic

sedikit penjelasan dulu tentang perbedaan mobil manual dan mobil matic, Semua mobil umumnya sama memiliki setir dan pedal-pedal, namun kalau mobil manual pedalnya 3 yaitu :
-gas
-rem
-kopling

sedangkan mobil matik pedalnya hanya 2 yaitu :
-gas
-rem

Cara mengendarai mobil matic tidak jauh berbeda dengan mengendarai mobil manual, perbedaan hanya pada tidak adanya kopling, dan kita tidak harus memindahkan gigi karena akan berpindah secara otomatis.

Pada tuas transmisi otomatis, biasanya terdapat :
P= Park, posisi dimana transmisi dikunci sehingga mobil tidak bisa bergerak maju ataupun mundur. Pada saat parkir tetap disarankan untuk menarik rem tangan. ( roda terkunci, tidak bisa di dorong - dorong )

R= Reverse, posisi gigi mundur (digunakan untuk mundur).

N= Netral/No Gear, transmisi tidak terkait dengan roda, sehingga mobil bisa bergerak maju atau mundur.(roda tidak terkunci, bisa di dorong- dorong ) Disamping posisi P pada posisi ini (N) mobil juga bisa di start.

D= Drive, posisi untuk menjalankan mobil. Secara otomatis mesin akan memilih posisi gigi paling tepat sesuai dengan kondisi dan kemiringan (tanjakan) jalan, pada umumnya terdiri dari gigi 1, 2, 3, dan 4. (di tuas drive ini mobil tetap jalan walaupun tidak di injak gas dia sudah jalan , disarankan sebelum memindah kan tuas ke D injak rem terlebih dahulu )

O/D= Over Drive, posisi default adalah off (tidak O/D). O/D berfungsi untuk mencegah mesin menggunakan gigi maksimal. Misal tranmisi AT-nya 1 s/d 4 maka O/D mencegah mesin menggunakan gigi 4, maksimum gigi 3.Tujuannya utk membatasi kecepatan maksimum (kira2 - 70 - 90km/jam).

D2 atau S= Second, seperti O/D dengan posisi maksimum transmisi pada gigi 2.

D1, atau F= First, seperti O/ D dengan posisi maksimum transmisi pada gigi 1. Posisi 1 atau 2 bermanfaat misalnya untuk menarik beban yg sangat berat atau saat jalan menurun dengan tajam,

maka transmisi akan membantu rem untuk mencegah meluncurnya mobil.

1/L = untuk jalan yang tanjakannya curam

Matic atau Transmisi kecepatan automatic , fungsi kecepatan putaran disesuaikan secara automatic dengan putaran mesin atau di jalan menurun dengan putaran mesin rendah , oleh karena ada gaya dorong dari berat kendaraan sehingga akan terjadi percepatan secara automatic.

berikut Cara Mengemudikan Mobil Matic
Bagi Pemula :

- Bila anda sudah ingin start dengan transmisi matic anda pertama-tama injak pedal rem dan kemudian geser tuas transmisi menuju D (untuk bergerak maju) atau R (untuk bergerak mundur), sesuai kebutuhan anda.

- Setelah tuas digeser, lepas pedal rem yang anda injak dibarengi dengan menonaktifkan parking brake (rem tangan).

- Setelah melepas rem dan menonaktifkan parking brake, kemudian injak pedal gas secara perlahan. Perhatian, jangan menginjak pedal gas secara mendadak atau terlalu dalam, karena dapat mempengaruhi konsumsi BBM.

- Bila melewati jalanan menanjak geser tuas transmisi dari D ke L/1, karena posisi ini merupakan posisi dimana letak gear berada di tempat paling ringan, sehingga mobil dengan mudah dapat melewati tanjakan.

- Bila akan memarkirkan kendaraan geser tuas dari D ke P, karena biasanya jika tidak dilakukan, maka anak kunci tidak akan bisa dilepaskan.

- Bagi pengendara pemula atau orang yang sama sekali tidak dapat mengendarai mobil, belajar mobil dengan persneling matik justru jadi lebih mudah. Mengingat hanya perlu meletakkan atau mengistirahatkan kaki kiri di tempat injakan kaki (foot rest) , dan menggunakan kaki kanan untuk menginjak pedal gas (akselerator) atau menginjak pedal rem.

- Pada mobil dengan persneling matik, dalam keadaan idle (pedal gas tidak diinjak), umumnya gas sudah cukup besar, sehingga apabila tuas persneling diletakkan di D (drive), mobil sudah akan bergerak perlahan dengan sendirinya. Itu sebabnya, sebagai pengaman, mesin tidak dapat dihidupkan, jika pedal rem tidak diinjak. Pedal rem harus tetap diinjak setelah mesin hidup. Sebab, jika tidak, tangkai perseneling tidak dapat dipindahkan dari huruf P (parking) ke huruf D.

- Setelah mobil bergerak, konsentrasi pengendara hanya terpusat pada setir, rem dan gas . Pengemudi sama sekali tidak perlu menginjak pedal kopling atau melepaskan injakannya saat menaikkan atau menurunkan gigi persneling seperti orang yang mengendarai mobil dengan persneling manual.

Nah sekarang kita membahas tentang perseneling manual

Pada mobil manual, rasio perbandingan putaran antara mesin dan roda diatur oleh barisan roda gigi yang memiliki rasio berbeda-beda didalam sebuah box transmisi. dari dalam transmisi tersebut, terdapat tuas yang biasa anda gerakkan ketika anda ingin menambah gigi untuk mendapatkan rasio yang lebih berat saat berakselerasi. tuas tersebut mengatur pasangan roda gigi mana yang digunakan pada tiap-tiap tingkat percepatan yang dipilih oleh pengemudi. jadi pengemudi harus berkonsentrasi pada putaran mesin dan memindahkan gigi transmisi disaat yang tepat untuk melakukan akselerasi mulai berhenti hingga kecepatan yang diinginkan.

berikut cara mengemudi mobil manual dengan cepat

1. Pasang tali / sabuk pengaman
2. Putar kunci untuk menghidupkan mesin
3. Turunkan Rem Tangan
4. Injak kopling habis, pindahkan gigi ke gigi 1
5. Angkat kopling pelan2
6. sambil Injak gas sedikit demi sedikit sampai terasa mobil bergerak
Menambah/mengurangi gigi


1. Injak kopling habis
2. Angkat gas
3. Pindahkan gigi ke gigi yang dikehendaki
4. Tempel gas
5. Angkat kaki dari kopling pelan2

Ganti gigi pada saat mobil berjalan (kaki kanan masih menginjak gas)

1. Angkat gas
2. Injak kopling habis
3. Pindahkan gigi ke posisi yang dikendaki
4. Angkat kopling pelan2
5. Injak gas pelan2, sampai jalannya mobil stabil sesuai dengan kecepatan seharusnya
6. Lepaskan kaki dari kopling, atur jalannya mobil hanya dengan menginjak dan mengkat gas saja

Menghentikan mobil tiba2 dalam keadaan mobil sedang berjalan cepat

1. Injak rem pelan2 sampai terasa mobil berhenti
2. Injak kopling habis
3. Pindahkan gigi ke gigi 0
4. Angkat rem tangan

Menghadapi macet di lampu merah menggunakan rem

1. Injak kopling habis
2. Tempelkan kaki di rem (mainkan sesuai keadaan jalan)
3. Pindahkan gigi ke gigi 1
4. Angkat kopling sedikit demi sedikit untuk menjalankan mobil merayap atau injak saja kopling habis biarkan mobil berjalan menggunakan lumpsump nya

Menghadapi macet di lampu merah tanpa menggunakan rem, atau ketika hendak keluar dari gang ke jalan raya

1. Injak kopling habis
2. Tempelkan kaki di rem
3. Pindahkan gigi ke gigi 1
4. Angkat kopling sedikit demi sedikit untuk menjalankan mobil merayap atau injak saja kopling habis biarkan mobil berjalan menggunakan lumpsump nya
5. Tempel kaki di gas.
Berhentikan mobil: Angkat kopling sekuku dan injak rem sedikit (tempel rem).
Jalankan mobil merayap: Angkat kopling sekuku. Dengan posisi ini mobil akan berjalan merayap

cara mengemudikan mobil manual di tanjakan dan macet

Mengemudikan mobil saat tanjakan curam dan macet itu hal yang sangat di takutkan untuk orang yg baru saja bisa mengendarai mobil karna jika mobil ia mundur saat di tanjakan dia pasti menabrak mobil yg berada di belakangnya saya akan membantu anda untuk mengendarai mobil anda di tanjakan Pertama jika keadaan lalulintas sedang macet total lebih baik anda mengangkat rem tangan jika rem tangan tidak berfungsi anda pencet rem saja di saat lalu lintas mulai bergerak inilah yg paling ditakutkan oleh semua orang yg baru saja bisa mengendarai mobil karena jika mobilnya mati otomatis mobil tsb akan mundur dan menabrak mobil yg di belakangnya caranya agar mobil anda tidak mati anda harus mengombinasikan gas dengan kopling. yg di maksud dengan kombinasi kmbinasi adalah persatuan antara gas dan kopling caranya anda harus menginjak gas setengah dan kopling setengah. jangan sekali kali anda berpindah dari gas ke rem itu bisa sangat berbahaya, dalam kombinasi anggap saja rem anda tidak berfungsi atu putus. dalam kombinasi antara gas dan rem itu sangat sulit dikarenakan suara mesin yg cukup keras di dalam kombinasi dua hal yg tidak boleh anda lupakan kaki anda tidak boleh lemah dan pandangan anda harus ke depan, dalam kombinasi mobil anda bisa saja jalan jadi anda harus menjaga jarak dengan mobil depan anda jika mobil mobil di depan anda jalan anda harus ikut jalan caranya kombinasi tadi jangan di lepas anda harus menaikan gas dan anda harus melepas kopling secara perlahan perhatikan depan jika jarak terlalu dekat dengan depan injak kopling lakukan kombinasi kembali. jika gas dan kopling dikomindasikan mobil tidak akan jalan malah berhenti karena kombinasi gas dan kopling akan menjadi rem jika anda ingin mobil anda jalan anda harus mengangkat kopling secara perlahan jikalu mobil anda tidak jalan anda harus gas mobil anda secara perlahan juga

jika anda tidak bisa juga mengombinasikan gas dan kopling lebih baik anda harus menggunakan rem tangan jika mobil di depan anda jalan anda harus injak kopling masukan perseneling ke satu injak gas dan angkat rem tangan, dan gas secara kuat lepas (jika anda tlah melepas kopling secara setengah anda harus melepas rem tangan secar langsung jika tidak anda lepas mobil akan mati )

Berikut cara kedua mengemudikan mobil atau nyopir mobil di jalan tanjakan:

Kemudikan mobil dengan gigi persneling 2-3 sesuai dengan kecepatan dan tingginya tanjakan yang ditempuh.
Jika mengharuskan kita untuk berhenti, maka cara berhenti di jalan tanjakan dapat kita gunakan berbagai cara. Ada 3 (tiga) teknik atau cara berhenti di tanjakan yang sering digunakan, yaitu: Berhenti dengan rem tangan, berhenti dengan rem kaki, berhenti dengan setengah kopling/ kombinasi antara gas dan kopling.
Berhenti dengan Rem Tangan : teknik ini merupakan cara yang aman jika berhenti di tanjakan yang cukup tinggi dan dalam waktu yang lama. Caranya: Injak Pedal Rem Kaki dan Pedal Kopling untuk menghentikan mobil, selanjutnya amankan mobil dengan menarik/mengangkat tuas Rem Tangan dan pindahkan persneling ke gigi netral. Jika akan berjalan kembali, pindahkan persneling ke gigi 1 (satu), tekan pedal gas, lepas kopling sampai terasa mobil sedikit bergetar, dan lepas/turunkan rem tangan pelan-pelan, jika sudah berjalan bantu dengan menginjak gas lebih dalam. Maka mobil akan melaju pelan- pelan tanpa mundur sedikitpun. Jika mobil mundur, berarti pedal kopling kurang diangkat/lepas dan pedal gas kurang diinjak. . Berhenti dengan Rem Kaki : Caranya adalah dengan menghentikan mobil sebentar, yaitu injak pedal kopling dan pedal rem kaki untuk menghentikan mobil. Selanjutnya jika ingin berjalan kembali: lepas atau angkat pedal kopling sedikit sampai terasa mobil sedikit bergetar (yang menandakan tenaga disalurkan ke gigi). Kemudian lepas rem kaki pelan-pelan dan setelah berjalan sedikit, bantu dengan menginjak gas. Bagus untuk tanjakan yang kurang tinggi dan berhenti sebentar. . Berhenti dengan Setengah Kopling (? kopling)/Kombinasi Gas dan Kopling : yaitu, jika situasi jalan mengharuskan kita untuk berhenti dalam waktu yang cukup singkat dan di tanjakan yang kurang tinggi. Caranya: hentikan laju kendaraan dengan menginjak pedal kopling dan menahan pedal gas sampai mobil berhenti. Jika ingin melanjutkan kembali perjalanan, maka lepas atau angkat pedal kopling pelan-pelan, selanjutnya bantu dengan menginjak pedal gas. Teknik ini memang dapat memboroskan bahan bakar (BBM) dan cepat merusak kanvas kopling, namun tidak ada salahnya jika ingin digunakan. . Dalam kombinasi antara kopling dan gas harus diatur atau sesuaikan antara kedalaman gas dan kopling, semakin dalam gas maka penginjakkan kopling akan semakin dalam begitu pun sebaliknya. Jika mesin terdengar meraung keras berarti kombinasinya belum seimbang, hal ini dapat diatasi dengan mengurangi penekanan pada kopling atau mengurangi penekanan pada gas dan menambah penekanan pada kopling.


sumber: http://arifarifarif.mywapblog.com/cara-mengemudi-mobil-matic-dan-mobil-man.xhtml

5 Mobil Jadul yang masih Eksis di Kalangan Anak Muda Indonesia

1. Honda Genio
SilangHati.com – Honda Genio merupakan salah satu varian mobil sedan yang dikeluarkan Honda pada tahun 1991 hingga 1995. Honda Genio generasi kelima ini memang boleh dikatakan memiliki desain bodi yang long lasting. Hal ini dibuktikan meski saat ini sudah masuk tahun 2014, namun Honda Genio masih banyak digunakan di jalanan Indonesia. Bahkan kaum muda pun masih banyak yang memilih mobil ini untuk kendaraan pribadi. Memang dengan sedikit modifikasi di bagian velg, ban, dan kaki-kaki, maka Honda Genio masih sedap dipandang mata dan cocok untuk diajak nongkrong.
2. Toyota Great Corolla
Toyota Great Corolla
SilangHati.com – Merupakan mobil andalan pabrikan Toyota di tahun 1990an, Toyota Great Corolla juga sukses menjadi mobil yang tak ada matinya. Sedan dengan mesin berkapasitas 1.600 cc ini merupakan generasi 
ke tujuh dari sedan Toyota Corolla yang diproduksi masal dari tahun 1992 hingga 1997. Toyota Great Corolla generasi ke tujuh ini sendiri memang disukai banyak masyarakat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya klub mobil sedan ini yang tersebar di Indonesia sampai saat ini. Great Corolla
yang menjadi pesaing Honda Genio ini memang memiliki lekuk bodi yang sedap dipandang mata dan tak lekang oleh waktu. Cukup dengan sedikit modifikasi, mobil ini mampu meningkatkan wibawa penggunanya.
3. BMW 325 E30
BMW 325 E30
SilangHati.com – BMW 325 E30 merupakan sedan keluaran tahun 1982 hingga 1994 yang melejit popularitasnya di Indonesia setelah menjadi mobil andalan Boy, pemeran utama dalam film ‘Catatan Si Boy’. Salah satu film legendaris Indonesia ini berhasil membuat BMW 325 E30 ini memiliki image sebagai mobil kalangan anak muda borjuis. Sampai saat ini pun sedan ini masih banyak digunakan anak muda di Indonesia.
4. Suzuki Escudo
Suzuki Escudo
SilangHati.com – Di era 1990an, Suzuki juga berhasil menelurkan sebuah mobil dengan bodi long lasting yaitu Suzuki Escudo. Mobil jenis SUV Escudo edisi ke pertama ini hadir di Indonesia pada tahun awal 1990 hingga 1998. Dengan garis bodinya yang tegas, tidak heran jika mobil ini masih eksis di jalan Indonesia sampai saat ini.
5. Honda Estilo
Honda Estilo
SilangHati.com – Di masa pertengahan 1990an, Honda juga mengeluarkan satu lagi varian Civic yaitu Estilo. Sebenarnya, Honda Estilo ini mengusung spesifikasi mesin yang sama dengan Honda Genio, namun Estilo hadir di pasaran dengan bodi lebih compact dan mengusung dua pintu. Sampai saat ini, Honda Estilo ini masih banyak berkeliaran di jalanan, bahkan banyak di antaranya masih dalam kondisi terawat. Tidak jarang anak muda Indonesia yang masih menggunakan mobil ini termasuk diikutsertakan dalam ajang modifikasi. Bodi Honda Estilo sendiri memang sangat mudah untuk dimodifikasi sehingga bisa tampil menyaingi mobil-mobil keluaran baru.



sumber: http://www.silanghati.com/5-mobil-jadul-yang-masih-eksis-di-kalangan-anak-muda-indonesia/#

Tips Cara Menghemat Bensin Pada Kendaraan

Berikut Kami sajikan Tips Cara Menghemat Bensin:
Cara 1
Isi minyak diwaktu awal pagi atau diwaktu suhu dingin. Ini karena ia memiliki kapasitas lebih banyak cairan bensin pada waktu dingin dibandingkan waktu panas karena banyak uap.
Hemat Bensin












Cara 2
Isi minyak secara perlahan sehingga cairan bensin dapat masuk sepenuhnya kedalam tangki dan mengurangi fenomena uap bensin menguap bebas dan membuang bensin Anda.
Cara 3
Isi minyak saat tangki setengah penuh. Ini karena lebih banyak sisa minyak dalam tangki akan mengurangi kapasitas ruang udara sekaligus Anda dapat lebih bensin dalam tangki yang lebih optimal.
Cara 4
Kurangi beban berat. Jangan bawa barang yang tidak perlu. Penambahan berat 50 kg meningkatkan penggunaan minyak sebesar 2%.
Cara 5
Perhatikan tekanan angin ban Anda. Tekanan angin yang berkurang akan menambah 5% penggunaan minyak karena gesekan berlebihan.
Cara 6
Pemeliharaan. Tuning injin yang buruk meningkatkan penggunaan minyak sampai lebih 50%. Rajinlah periksa secara berkala tingkat busi, tali kipas dan filter udara.
Cara 7
Kecepatan – Lebih lambat Anda mengemudi, lebih hemat bahan bakar yang digunakan malahan dapat mengelak dari kena saman. Mengemudi melebihi 90 km / jam akan meningkatkan secara signifikan penggunaan bensin.
Cara 8
Jika mobil tidak bergerak, matikan injin jika sekedar menunggu sesaorang. Hindari menekan pedal gas jika mobil tidak bergerak.
Cara 9
Penggunaan Gear – Pilih gear yang sesuai dengan kecepatan. Menggunakan gigi rendah untuk kecepatan tinggi menyebabkan pemborosan minyak karena rpm injin akan meningkat. Gunakan modus ekonomi jika mobil Anda memilikinya.
Cara 10
Rem – Jika Anda sudah tahu dimana akan berhenti, perlahankan mobil Anda secara bertahap. Hindari memberek mendadak.
Cara 11
Perencanaan – Rencanakan perjalanan untuk menghindari kemacetan lalulintas. Ini menghemat waktu uang dan menghindari stres. Anda juga dapat mengatur perjalanan Anda agar dapat memaksimalkan tujuan dalam satu perjalanan. Misalnya balik dari kerja dapat singgah membeli barang, mengisi minyak dan sebagainya. jadi tak perlu keluar berulang kali.
Cara 12
Minimum – Kurangi perjalanan jarak dekat karena ini meningkatkan penggunaan minyak sebesar 40%. Kalau sekadar kekedai dekat sebaiknya hanya naik moror, sepeda atau berjalan kaki saja.
Cara 13
Tak perlu pasang air cond kalau cuaca dah dingin, atau tutup air cond ketika dah nak sampai destenasi. Penggunaan minyak meningkat 10% bila menggunakan air cond.
Cara 14
Tak usah merempit, cilok sana sini, kalau bisa harus bujak tekan pedal minyak dengan cara berhemah. Kalau nak jimat kenalah bawa secara sederhana saja tak perlu laju-laju. Yang penting slow & steady saja. Kalau nak racing pergilah masuk sepang circuit.
Cara 15
Pastikan jendela mobil tidak dibuka sepenuhnya saat mengemudi. Jika tidak mobil anda akan bertambah gesekan dan perlahan menyebabkan Anda harus menekan lebih banyak pedal minyak untuk bergerak.
Cara 16
Kurangi perjalan selama waktu puncak karena kesesakkan jalanyara juga menyebabkan penggunaan minyak lebih dari biasa. Elok gunakan mobil bergear manual sebab mobil otomatis lebih banyak makan minyak
Cara 17
Pastikan mesin berfungsi dengan baik dan selalu di servis dan ganti pelumas jadwal. Gunakan minyak injin yang berkualitas untuk memaksimalkan kebersihan injin. Rujuklah kepada mekanik Anda karena mereka lebih arif tentang hal ini.


Cara 18
Warming up mesin mobil Anda setidaknya 30 detik setelah injin diaktifkan. Tak perlu tekan pedal minyak saat warming up karena hanya membuang minyak saja.

sumber: http://contohartikelmu.com/tips-cara-menghemat-bensin-pada-kendaraan/

Rabu, 03 Juni 2015

Cara Merawat Mesin Mobil dengan Cara Sederhana

Berikut ini 4 cara sederhana untuk merawat mobil
1- Ganti oli berkala
Kinerja sebuah mesin sangat bergantung dengan perawatan yang satu ini. Untuk menjaga kondisi mesin mobil agar selalu prima oli mobil selayaknya wajib diganti secara berkala dan tepat waktu sesuai dengan aturan standar masing-masing tipe mobil, pada umumnya penggantian oli setelah kendaraan menempuh jarak 3000 km hingga 5000 km.
Selain itu pemilihan oli yang tepat sesuai dengan kebutuhan standar mesin mobil dapat menghindari terjadinya panas berlebih pada mesin mobil. Oli sangat berperan penting terhadap ketahanan sebuah mesin mobil, dimana oli memiliki peran menahan gesekan yang terjadi pada sebuah mesin.
2- Cek cairan radiator atau coolant
Peranan radiator sangat penting untuk menetralisir panas mesin mobil. Jika air radiator kosong bukan hanya menimbulkan kerusakan pada mesin, namun juga dapat membahayakan pengemudi kendaraan. Kekosongan air pada radiator akan menimbulkan panas yang disebutoverheat pada mesin. Melihat betapa pentingnya radiator terhadap kondisi mesin, maka selayaknya memeriksa air pada radiator mobil anda secara berkala.
3- Bersihkan filter karburasi
Salah satu faktor penyebab mesin mobil terkadang susah dihidupkan antara lain adalah saringan karburasi filter mobil yang kotor. Membersihkan saringan filter karburasi ini tidaklah sulit cukup gunakan sikat gigi untuk melepas kerak dan kotoran yang menempel pada sarigan. Hindari penggunaan hairdryer atau compressor ketika membersihkan filter karburasi hal ini akan beresiko menimbulkan kerusakan pada lapisan filter karburasi.
4- Pacu mobil Anda
Mesin mobil yang digunakan dalam jangka waktu lama tentu akan menghasilkan kerak pada beberapa bagian mesin. Untuk mengatasinya mudah sekali, cukup memacu kendaraan dengan menginjak gas lebih dalam agar kerak yang terdapat pada mesin dapat keluar melalui knalpot. Tentunya anda harus memperhatikan keamanan berkendara ketika mencoba memacu kendaraan anda lebih cepat.

sumber: http://superpolishpremium.com/4-cara-sederhana-merawat-mobil/

MERAWAT MOBIL ANTIK DAN KLASI



>> Berikut tips perawatan mobil antik:
1. Periksalah kondisi mesin secara keseluruhan terutama bagian sistem pengapiannya.
2. Perhatikan kabel-kabel penghantar listrik yang seiring berjalannya waktu akan menjadi getas, sehingga mengakibatkan mesin tidak dapat dihidupkan.


Walaupun jaman semakin canggih dan modern, ternyata tidak mengubah hobi atau kesukaan seseorang terhadap mobil jaman dahulu/antik/kuno. Hal itu dapat kita jumpai di jalan-jalan, terutama di Jakarta. Alasan memiliki mobil antik ini selain sebagai hobi biasanya juga sebagai koleksi pribadi.

3. Gantilah ring piston yang lemah dengan melakukan skir klep. Hal ini berguna untuk menghaluskan klep yang sudah berkerak hingga bensin dapat mengalir dengan lancar

4. Periksalah bagian kaki-kaki mobil.
5. Lindungi warna mobil dengan car cover.
6. Lakukan perawatan keseluruhan mobil secara berkala.
7. Apabila cat sudah usang, "repaint" lagi agar kinclong.

sumber: http://hnkmerawatmobileklasik.blogspot.com/

Tips Merawat Mobil Matic Agar Tetap Awet

1. Lakukan Uji Jalan sebagai pengendara yang peduli dengan mobilnya ada baiknya beberapa bulan sekali ada melakukan tes uji jalan terhadap mobil matic Anda, caranya Anda cukup menjalankan mobil matic Anda seperti biasanya, kemudian cobalah memindahkan persneling. Anda harus merasakan perpindahan persneling tersebut dengan seksama, jika saat memindahkan persneling keluar suara bising dan mobil agak sedikit tergoncang, berarti mobil matic Anda sedang mengalami masalah pada bagian transmisi, jika hal itu terjadi, segeralah bawa mobil Anda ke bengkel untuk dilakukan perbaikan, karena dalam sebuah mobil matic transmisi merupakan bagian yang vital 

2. Rajin Mengecek Oli Pergantian oli pada sebuah mobil matic merupakan hal yang penting, walaupun terlihat sederhana, terkadang banyak juga yang mengabaikan hal ini, apalagi jika Anda sering membawa mobil matic Anda ke luar kota sudah seharusnya mengecek kondisi oli. Jika Anda membiarkan keadaan oli, hal ini akan menyebabkan kerusakan pada bagian sistem transmisi matic mobil Anda. Oli sangat berfungsi untuk melumas mesin kendaraan Anda yang sangat berperan untuk meneruskan daya gerak mesin agar tetap lancar. Saran kami gunakanlah oli yang khusus untuk mobil matic atau disebut juga automatic transmision fluid, dan di rekomendasikan melakukan pergantian oli jika mobil Anda sudah menempuh jarak antara 80.000Km hingga 100.000Km 

3. Memanaskan mobil sebelum bepergian memanaskan mobil sebelum bepergian merupakan hal yang sepele, namun terkadang jika hal ini di abaikan lama kelamaan akan membuat mesin Anda sedikit terganggu, untuk itu lakukanlah pemanasan setiap pagi atau sebelum Anda berangkat ke kantor. Tips dari Kami saat memanaskan mobil, keadaan tuas transmisi harus berada di posisi N

 4. Teliti dalam menggunakan persneling perawatan mobil matic yang terakhir adalah Anda harus teliti dalam menggunakan persneling , hindari menggunakan persneling 'P' saat keadaan mobil matic belum benar-benar berhenti, jika hal ini dilakukan secara terus menerus bisa menimbulkan kerusakan pada bagian persneling mobil Anda, kemudian saat Anda sedang memarkirkan mobil, lebih baik hindari memasukkan persneling D, jika hal itu terus dilakukan di khawatirkan dapat merusak kopling mobil Anda, cara amannya Anda cukup dengan memindahkan tuas transmisi ke posisi 'P' saat memarkirkan mobil

  Jika Anda membeli mobil matic saat pertama kalinya, ada baiknya Anda membaca buku panduan mobil matic tersebut dengan seksama, buku panduan tersebut sangat penting karena berisi informasi tentang bagaimana cara perawatan mobil matic yang benar serta berisi informasi mengenai garansi mobil. Itulah yang dapat Kami sampaikan tentang tata cara merawat mobil matic yang yang baik agar tetap awet, semoga bisa bermanfaat bagi pembaca. terima kasih

Sumber : http://www.blogis-center.com/2014/10/tips-merawat-mobil-matic-agar-tetap-awet.
             http://www.blogis-center.com/2014/10/tips-merawat-mobil-matic-agar-tetap-awet.html
Mohon untuk sobat yang copy paste artikel ini untuk mencantumkan link sumber pada blog ini,thanks!!..

Tips Merawat Ban Mobil


Sebelum kita masuk dalam cara merawat ban mobil sebaiknya kita mengetahui dulu nih akibat fatal dari ban yang tidak pernah di cek oleh pemiliknya. Tentunya sebagai komponen utama ban mobil haruslah diberikan perlakuan khusus dalam perawatannya dan tidak boleh dibiarkan begitu saja tanpa di cek up kondisinya. Ban yang kondisinya sudah uzur dan tidak layak akan berakibat fatal kepada mobil anda seperti kecelakaan yang dapat membahayakan jiwa Anda. Ban yang sudah uzur atau tipis bisa berbahaya buat stabilitas mobil anda dan mengakibatkan mobil tidak berjalan selayaknya. Untuk itu diperlukan tips merawat ban mobil yang benar agar awet. Nah berikut ini cara-cara yang tepat dalam merawat ban mobil anda:
Tekanan Udara Ban Mobil
Cara merawat ban mobil yang pertama adalah memperhatikan tekanan udara. Tekanan udara sangat berpengaruh terhadap lama penggunaan ban. Tekanan ban yang terlalu kecil akan membuat ban Anda cepat rusak, sedangkan apabila tekanan ban mobil Anda terlalu keras akan membuat ban mudah robek serta membayakan keselamatan Anda karena jika terkena gesekan panas terlalu sering ban mobil bisa saja meledak. Untuk itu tekanan ban mobil harus sesuai dengan kondisi perjalanan Anda agar tetap nyaman selama perjalanan.
Spooring dan Balancing
Kemudia tips merawat mobil yang kedua adalah perhatikan Spooring dan Balancing. Spooring dan Balancing merupakan cara yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kestabilan ban mobil Anda. Biasanya ban mobil yang sering digunakan akan cepat berubah posisi menjadi kurang stabil untuk itu setiap pemakain 5000Km Anda disarankan untuk melakukan spooring dan balancing untuk menjaga kestabilan ban mobil Anda selama berkendara.
Berkendara yang Baik dan Benar
Menerapkan perilaku berkendara yang baik dan benar dapat menjaga keawetan ban mobil yang Anda gunakan. Contoh berperilaku berkendara yang baik dan benar seperti tidak mengubah kecepatan secara drastis, tidak melakukan pengereman secara mendadak, dan mengeluarkan barang-barang didalam mobil yang tidak penting agar beban yang ada pada mobil senantiasa terjaga. Perilaku seperti ini terbukti dapat membuat ban mobil lebih awet dari biasanya.



Nah Itulah beberapa tips merawat ban mobil yang dapat Anda terapkan terhadap ban mobil anda, sehingga ban mobil Anda semakin nyaman dalam digunakan dan tidak mudah rusak. Cobalah untuk melakukan cara-cara diatas secara rutin sehingga ban mobil anda tetap awet dan terhindar dari kecelakaan fatal yang membuat anda rugi dikemudian hari. Paragraf terakhir ini mengakhiri perjumpaan kita dalam sesi cara merawat ban mobil dengan benar. 

sumber: https://www.semisena.com/1952/cara-merawat-ban-mobil.html